Pages

Kamis, 12 Juli 2012

Untuk calon Imamku

Sama sekali aku tidak mengetahui bagaimana dan kapan kita akan bertemu
Aku percaya Tuhan mengaturnya
Tuhan memberi waktu kita saat ini untuk mempersiapkan diri
Aku percaya Tuhan memberi apa yang aku butuhkan, bukan yang aku mau
Bagaimana pun kelak, semoga kita dipertemukan dalam segala hal yang baik
Suatu saat ketika kita benar-benar terikat dalam ikatan
Mungkin dirimu bukan orang beruntung, karena aku manusia yang penuh dengan kekurangan
aku tidak akan meminta mu menerima ku apa adanya
ubahlah aku hingga aku menjadi istri dan ibu yang baik
Bersabarlah..
Aku manusia biasa yang membutuhkan waktu
Penuhi rumah kita dengan senyum
Bantu aku membuat rumah kita hangat dan nyaman
Mengalah lah ketika aku meminta mu untuk tetap menyalakan lampu
Karena sungguh aku benar-benar takut akan gelap
Ingatkan aku ketika aku lupa mencium tanganmu
Bangunkan aku ketika kau bangun terlebih dulu
Kita sama-sama memiliki tanggung jawab dalam ikatan ini
Kelak ketika aku lupa, ingatkan aku dengan sabar
Saat aku kelelahan mengerjakan tanggung jawabku
Mengertilah aku juga manusia biasa
Bantu aku merawat dan membimbing anak-anak ku
Ajari aku dan anak-anak ku untuk bersyukur dengan apa yang ada
Ajari kami agama, bantu kami menjadi muslim yang sholeh dan sholehah
Ajarkan pada mereka cara membaca ayat-ayat suci Al-qur’an
Semoga keluarga kita selalu di sinari oleh sinar ke ridhoan Nya
Dan semoga nanti ketika aku menua, engkau masih sudi bersamaku






baca selengkapnya>>

cerita si pelaku

Sampai detik ini, rasa ini masih terasa kuat
Sedikitpun tidak berkurang
Ataupun terlepas
Dan terkadang sangat menyiksa
Mengikat erat tanpa memberi ruang
Dan sesekali mencambuk
Mengingatkan ketidak kuasaanku
Mengingatkan masa ktika smuanya akan bercerai berai
Terhitung hingga waktu puncak
Tertunduk dalam beku
Bagaimana kabar rasaku ini saat itu
Ketakutanku tumbuh
Semua akan meledak seperti bom waktu
Bom yang akan melukai penggunanya sendiri
Bagaimana aku saat dia memasuki dimensi baru?
Kalau aku Si pembuat cerita
Aku akan menulis, wanita itu bisa tegar
Berlari menjauh tanpa beban dan tangisan
Dia menjadi pelupa akut dalam hal patah hatinya
Dia mampu, sangat mampu
Tapi sayangnya aku hanya pelaku
Yang hanya bisa pasrah bagaimana lima menit kedepan akan terjadi





baca selengkapnya>>

Kamis, 03 Mei 2012

Merindu

Sore ini langit menangis
dan benar benar mendorongku untuk larut dalam perasaan yang serba tidak jelas ini.
Rintihannya seakan memberi nada terhadap lamunanku yang semakin memperdalam dan memperkeruh segala rasa yang berkecamuk.
Suara hati ku seakan bercerita kapada hujan lalu kembali menggelegar dalam hati bersama balasan kepedulian alam.
Jiwa yang membeku oleh rindu yang mengusik kalbu.
Rindu yang menyentak sepi, menyeru lantang menderu hati.
Dalam dasar hati menggema nyanyian tanpa kata.
Lembut mewangi mengalahkan segala bunga.
Inilah nyanyian bunga rindu
Nyanyian indah yang menyiksa batin
dimana aku hanya bertemu bayangannya dalam mimpi.
Mengalir hingga akar hati.
Menggoncangkan dengan cengkraman erat tanpa belas kasihan.
Akhirnya semua akan tiba pada suatu waktu yang aku takutkan.
Rindu tidak mendapat jawaban.
Apakah kau masih berbicara selembut dulu?
Apakah kau masih menatapku seperti dulu?
Apakah kau masih tetap akan menggenggamku erat?
Apakah kau masih akan berkata "aku menyayangimu" ?
Hujan, aku merindu...

baca selengkapnya>>

Sabtu, 07 April 2012

Hujan Memberi Kesempatan

Hujan kali ini membawa cerita baru

Berbeda dengan yang lalu tapi membayar rasa rinduku ketika hujan lalu

Memperpanjang detik waktu yang singgah dalam senja

Mempersempit tempat untuk kami bisa mendekat

Hujan kali ini memberi kesempatan

Menjebak dalam suasana hiruk pikuk yang mati

Seperti terbangun tirai di sekeliling kami

Orang- orang bak mayat hidup

Hujan kali ini menggoda ku untuk menatap sepasang mata yang sempat ku tolak

Menyentak hati dan memaksa jantung berdetak lebih cepat

Derasnya merintih menakutkan mencambuk hati

Tapi tangan di samping ku mengobati

Membujuk rayu sampai perasaan ku bersengaja membalasnya


baca selengkapnya>>