Pages

Minggu, 18 Desember 2011

Curhat Colongan ke Tuhan


Tuhan.. Dulu ketika kecil, Terkadang saya berharap mempunyai sebuah mobil mewah, jadi saya bisa pergi kemana pun ke tempat yang saya senangi. Tapi dengan otak anak- anak saya berpikir saya tidak bisa pergi ke langit dengan mobil, apalagi ke pelangi yang konon katanya di sana banyak sekali bidari- bidari cantik. terkadang saya berharap saya memiliki banyak uang, sehingga saya bisa membeli apa pun yang saya ingin. Tapi sejalan nya waktu saya mengerti ada sebagian kebutuhan diri saya yang tidak bisa di beli dengan uang. Kemudian saya berharap ada banyak orang di sekeliling saya sehingga saya tidak merasa kesepian. Tapi saya berpikir kembali, dan ternyata yang saya butuhkan hanya sedikit orang tapi benar- benar menyayangi dan mengerti saya. Apa artinya ada banyak orang di samping saya tapi mereka tidak peduli dengan saya, sama saja saya sendiri. Dan ketika saya berumur belasan tahun, saya sempat berharap kelak memiliki pasangan hidup seperti pangeran sehingga saya bisa hidup bahagia seperti putri, tapi saya cukup tau diri mana mungkin saya mendapatkan pasangan hidup seperti itu, kalau mungkin pun pasti prosentasenya sangat kecil. Segera mungkin saya mengganti harapan saya itu, saya berharap kelak saya mendapatkan pasangan hidup yang memiliki hati terbaik, pasangan hidup yang bisa membahagiakan saya dengan otak dan hatinya, bukan denngan harta ‘bawaan’ atau fisiknya, Amin. Saya ingin melihat mama saya menangis haru karena keberhasilan saya. Sebenarnya masih sangat banyak harapan- harapan saya Tuhan, tapi tangan saya mengenal lelah. Kalaupun saya tidak menulisnya, saya yakin Engkau pasti tau. Karena jelas, Kau berteman dekat dengan hati saya :)

0 komentar:

Posting Komentar