Pages

Kamis, 03 Mei 2012

Merindu

Sore ini langit menangis
dan benar benar mendorongku untuk larut dalam perasaan yang serba tidak jelas ini.
Rintihannya seakan memberi nada terhadap lamunanku yang semakin memperdalam dan memperkeruh segala rasa yang berkecamuk.
Suara hati ku seakan bercerita kapada hujan lalu kembali menggelegar dalam hati bersama balasan kepedulian alam.
Jiwa yang membeku oleh rindu yang mengusik kalbu.
Rindu yang menyentak sepi, menyeru lantang menderu hati.
Dalam dasar hati menggema nyanyian tanpa kata.
Lembut mewangi mengalahkan segala bunga.
Inilah nyanyian bunga rindu
Nyanyian indah yang menyiksa batin
dimana aku hanya bertemu bayangannya dalam mimpi.
Mengalir hingga akar hati.
Menggoncangkan dengan cengkraman erat tanpa belas kasihan.
Akhirnya semua akan tiba pada suatu waktu yang aku takutkan.
Rindu tidak mendapat jawaban.
Apakah kau masih berbicara selembut dulu?
Apakah kau masih menatapku seperti dulu?
Apakah kau masih tetap akan menggenggamku erat?
Apakah kau masih akan berkata "aku menyayangimu" ?
Hujan, aku merindu...

7 komentar:

Unknown mengatakan...

maaf isine gak tak woco . aku tekok iku nang ndi na ? :/

widiana mengatakan...

lagian isine wis tak ganti. wingi terlalu fulgar haha.
ndek klayar yus, nao ? ayo rono bareng2. apik

Unknown mengatakan...

waiyuh ! iyo isine maleh kabeh ! -____________-
klayar pacitan yo na ? ayuk :) liburan bulan juni kui ya ? tak omong dati . aku muleh ko gresik akhir mei iki

widiana mengatakan...

tapi aku karo sopo ??

Unknown mengatakan...

Si Bren :p

widiana mengatakan...

ayo gapopo. penting ono sing gonceng

widiana mengatakan...

ayo gapopo. penting ono sing gonceng

Posting Komentar