Pages

Selasa, 03 Januari 2012

Tentang Rinduku

seperti anak- anak yang sedang mengejar layang layang dalam lapang luas, aku berusaha meraihmu walau engkau seperti layang layang, Terbawa angin kesana sini dan terkadang tersangkut di sebuah pohon. Aku seperti anak itu, aku paksa kaki untuk terus berlari, walaupun kaki terasa lelah dan sakit tegores panasnya bumi. aku paksa mata untuk terus menatapmu yang berada di atas, walaupun terasa sangat menyakitkan menantang matahari. Aku paksa tangan untuk menjangkaumu, tapi terasa sangat susah karena kau selalu mengikuti angin. Seakan dalam hati ada banyak peri- peri yang membujuk rayu agar aku terus berlari. Aku merasa lumpuh dalam kerinduanku yang tidak pernah bertepi kepadamu. Rinduku adalah secercah cahaya yang sempat sirna ketika mata kita saling bertatap. Rinduku adalah rindu ingin bertemu dimana aku bisa mendengar suara mu, dimana aku bisa bersandar di pundak itu, dimana kita bisa bercanda dan tertawa lepas.

0 komentar:

Posting Komentar